Ahlan wa Sahlan Generasi 5 STIQ Al-Multazam

Bismillahirrahmanirrahim..

Ahlan wa Sahlan Generasi 5 STIQ Al-Multazam!

Alhamdulillah, atas segala nikmat yang Allah berikan, kini STIQ Al-Multazam sudah mendatangkan mahasiswa baru generasi ke 5 pada hari Sabtu dan Minggu, 25-26 September 2021.

Kedatangan mahasiswa Generasi 5 STIQ Al-Multazam disambut oleh bagian pembinaan mahasiswa/i yang bertempat di kampus 2 Al-Multazam bagi ikhwan dan kampus 1 Al-Multazam bagi Akhwat.

Kemudian dilanjut pada hari senin, 27 September 2021 telah dilaksanakan pertemuan tatap muka pertama mahasiswa STIQ Al-Multazam Generasi 5 dengan para SDM STIQ Al-Multazam yang bertempat di depan asrama mahasiswi STIQ Al-Multazam.

Pertemuan tatap muka tersebut dihadiri oleh Ustadz Dudung Abdul Karim, Lc. M.Ag. selaku Kepala Divisi STIQ Al-Multazam; Ustadz Suwarno, M.Pd. selaku WAKA II Bidang Kelembagaan dan SDM; Ustadz Rahmat Soleh, M.Pd. selaku WAKA III Bidang Kemahasiswaan, Humas, dan Alumni STIQ Al-Multazam; Ustadz Hafid Nur Muhammad, S.Ud. M.Ag. selaku kepala LPPM STIQ Al-Multazam; Ustadz Misbahuddin, SH. Alhafizh selaku Kepala Lembaga Al-Qur`an STIQ Al-Multazam; Ustadz Sika Bahibby Amin selaku Kepala Lembaga Bahasa STIQ Al-Multazam; Ustadzah Sumaeni, S.Pd.I Alhafizhah selaku Kepala Bagian Pembinaan Mahasiswi STIQ Al-Multazam; Serta para muwajjihah STIQ Al-Multazam.

Pertemuan tatap muka tersebut dibuka oleh WAKA III bidang kemahasiswaan, humas, dan alumni STIQ Al-Multazam, yaitu Ustadz Rahmat Soleh, M.Pd. Pesan beliau dalam pembukaan tersebut kepada generasi 5 yaitu “Agar mahasiswa semangat dalam menjalankan tugas sebagai mahasiswa STIQ Al-Multazam dan jangan melihat lagi ke belakang, harus memandang ke dapan demi mencapai cita-cita yang mulia.”

Kemudian Ustadz Dudung Abdul Karim, Lc. M.Ag. selaku Kepala Divisi STIQ Al-Multazam memperkenalkan seluruh struktur yang ada di Divisi Perguruan Tinggi STIQ Al-Multazam.

Setelah memperkenalkan struktur di Divisi Perguruan Tinggi STIQ Al-Multazam, beliau juga menyampaikan pesan-pesan kepada mahasiswi STIQ Al-Multazam tentang QS. An-Nisa: 9

وَلْيَخْشَ الَّذِيْنَ لَوْ تَرَكُوْا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَّةً ضِعٰفًا خَافُوْا عَلَيْهِمْۖ فَلْيَتَّقُوا اللّٰهَ وَلْيَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًا

“Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah di belakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang benar.”

“Hendaklah kita takut jika meninggalkan keturunan yang lemah. Di abad 21 ini banyak generasi yang lemah, pemikiran, akhlak, adab, tutur kata, kesuksesan, dan semua aspek yang ada, sehingga Allah sudah mewanti-wanti dengan ayat ini, maka dari itu, dalam kondisi seperti ini kita harus lebih bersungguh-sungguh dalam menggali potensi dan menuntut ilmu. Maka dari itu hendaknya kita perbaharui niat, mujahadah yang kuat, sabar, dan tawakkal kepada Allah SWT.” Tutur Kepala Divisi STIQ Al-Multazam Kuningan.

Kemudian kata sambutan yang selanjutnya yaitu dari Ustadz Suwarno, M.Pd. selaku WAKA II bidang kelembagaan dan SDM, dalam kata sambutannya tersebut, beliau menyampaikan bahwa kita senantiasa mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepada kita. Tanamkan rasa syukur di hati kita seperti syukur yang dimiliki Nabi Yusuf AS.

Kata sambutan yang berikutnya disampaikan oleh ustadz Misbahuddin, SH. Alhafizh selaku Kepala Lembaga Al-Qur`an STIQ Al-Multazam, dalam sambutannya, beliau berpesan untuk bersungguh-sungguh dalam menghapal dan mempelajari ilmu Al-Qur`an.

Dan yang terakhir adalah pesan-pesan dan peraturan yang disampaikan oleh ustadzah Sumaeni, S.Pd.I Alhafizhah selaku kepala bagian pembinaan mahasiswi STIQ Al-Multazam kepada mahasiswi STIQ Al-Multazam.

Allahua’lam bish Showwab

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *