KERJASAMA SEKOLAH TINGGI ILMU USHULUDDIN DARUL QUR`AN BOGOR DAN SEKOLAH TINGGI ILMU AL-QUR`AN AL-MULTAZAM KUNINGAN

Dalam upaya membentuk generasi Qur`ani yang berakhlakul karimah, Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darul Qur`an bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur`an Al-Multazam. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari kamis, 7 Oktober 2021 bertempat di kantor Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur`an Al-Multazam secara daring via Zoom Meeting.

Kerjasama tersebut dihadiri oleh Dr. Agus Setiawan, Lc. MA. selaku ketua STIQ Al-Multazam  STIQ Al-Multazam, Ustadz Dudung Abdul Karim, Lc., M.Ag. selaku Kepala Divisi Perguruan Tinggi STIQ Al-Multazam, Ustadz Suwarno, M.Pd. selaku WAKA 2 bidang Kelembagaan dan SDM STIQ Al-Multazam, Ustadz Rahmat Soleh, M.Pd. selaku WAKA 3 bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Humas STIQ Al-Multazam, Ustadz Hafid Nur Muhammad, S.Ud. M.Ag. selaku ketua LPPM STIQ Al-Multazam, Ustadz Khanif Lutfi, Lc., S.Pd.I selaku ketua LPM STIQ Al-Multazam, serta pihak-pihak dari Sekolah Tinggi Ilmu Ushuluddin Darul Qur`an.

Dalam kata sambutan pada kerjasama tersebut, Dr. Agus Setiawan, Lc., M.Ag., mengemukakan bahwa kerjasama adalah suatu kensicayaan, dan bahkan dalam hadits Abu Dawud nomor 3764, Akhmad Alim mengemukakan, ada kisah menarik pada zaman Rasulullah SAW tentang sahabat yang makannya tidak pernah kenyang sebagaimana hadits berikut, “Sesungguhnya para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengadu, wahai Rasulullah sesungguhnya kami makan namun tidak merasa kenyang.” Nabi bersabda, “Mungkin kalian makan sendiri-sendiri?” “Betul”, kata para sahabat. Nabi lantas bersabda, “Makanlah bersama-sama dan sebutlah nama Allah sebelumnya tentu makanan tersebut akan diberkahi.” (HR Abu Dawud no. 3764 dan dinilai shahih oleh al-Albani.)

Dalam hadits tersebut, hal makan saja sudah diatur di dalam Islam agar kiranya muslim makan bersama dengan saudaranya supaya makanan tersebut diberkahi Allah SWT. Jadi, diadakannya kerjasama antar lembaga ini bertujuan meraih keberkahan dari Allah SWT.

Kemudian, surat MOU kerjasama tersebut ditandatangani oleh Ustadz Abdul Hannan Ar-Rifa’i, M.Ag. selaku ketua STIU Darul Qur`an dan Dr. Agus Setiawan, Lc., MA., selaku ketua STIQ Al-Multazam.

Dan di akhir kerjasama tersebut, ditutup dengan do`a yang dipimpin oleh ustadz Hilaluddin Hasan Ishak, Lc. Selaku WAKA 2 bidang Tahfidz Al-Qur`an STIU Darul Qur`an.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *