Mahasiswa STIQ Al-Multazam Antusias Mengikuti Stadium General Bersama Pakar Bahasa Arab

“Kalau burung terbang melayang, akan hinggap di pucuk batang. Kalau di hati sudah ada rasa sayang, walau jauh tetap akan datang”

Sepenggal kata cinta membahana di aula Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam Kuningan sebagai pembuka kegiatan bertajuk “Bahasa Arab sebagai Instrumen Utama dalam Memahami Al-Quran”. Narasumber dalam Stadium General ini adalah Hj. Siti Hafidah Ayub Asnawi, Lc.,MA yang merupakan Pakar dibidang Bahasa Arab dan Fiqih.

Tak berlebihan rasanya jika pemateri menyampaikan jika kita mencintai Alquran,  sepatutnya sejauh apapun, seberata papun, kita akan datang, kita akan rindu untuk selalu membacanya. Seperti kegiatan hari ini yang dihadiri oleh seluruh mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Al Quran Al-Multazam yang antusias menyimak setiap penjelasan yang disampaikan oleh pemateri yang aktif menjadi penulis buku dan juga sebagai Pembina Yayasan Yatim Kursiya Bogor.

Mahasiswa antusias mengikuti Stadium General

Selama berlangsungnya kegiatan,  terlihat keseriusan dari pemateri dan mahasiswa dalam berbagi pengetahuan. Sesekali terdengar candaan dari pemateri yang mencairkan suasana dan membuat peserta kegiatan semakin bersemangat.

Ketika sesi tanya jawab dibuka, banyak mahasiswa mengacungkan tangan menandakan besarnya rasa ingintahuan mereka akan ilmu yang baru saja mereka dapatkan. Satu demi satu pertanyaan dijawab oleh pemateri dengan pembahasan yang lugas dan mudah dipahami, sehingga membuat audiens semakin terpacu untuk memahami bahasa Arab.

Banyak ilmu baru yang didapatkan oleh mahasiswa dalam kegiatan ini. Salah satunya adalah keunikan dalam Alquran yang akan menambah kecintaan kita terhadap Kitabullah dan mempermudah untuk menghapalnya. “Saya sangat senang dengan kegiatan ini, menambah wawasan dan pemahaman kita dalam keilmuan bahasa Arab.”  Ujar Haikal, mahasiswa angkatan 3.

Mahasiswa Foto Bersama Pemateri

Selepas acara, semua peserta berfoto bersama dengan pemateri. Semua mahasiswa tersenyum puas dan berharap kegiatan seperti ini diadakan secara rutin agar pengetahuan mereka semakin bertambah dan siap menjadi pembawa tongkat estafet dakwah Islam berikutnya. (Red_STIQ-AM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *