Meet and Great mahasiswi STIQ Al-Multazam

Meet and Great mahasiswi STIQ Al-Multazam

 

Kuningan– (14/1) Setelah beberapa bulan mahasiswa melakukan segala aktifitas kuliah dengan online. Kali ini pasca liburan semester ganjil akhirnya dapat melakukan Meet and Great perdana bareng Waka III Bidang Kemahasiswaan, Humas dan Alumni, atau yang kerap dipanggil ayah oleh mahasiswa, Rabu (13/1) pagi. Meet and Great ini akan berkelanjutan sebagai wadah pertemuan mahasiswa dengan struktur sivitas akademika STIQ Al-Multazam.

Acara berlangsung hangat dengan saling melepas rindu antar mahasiswi, tidak bisa dipungkiri bahwa kondisi masih menuntut kita untuk berjuang jarak jauh. Acara dibuka oleh MC Alifah Alfatunnisa (Mahasiswi semester 4) dan dilanjutkan tilawatil Quran  oleh Ikrimah Retno (Mahasiswi Semester 4) yang menghipnotis para mahasiswa dengan suara emasnya. Hingga akhirnya acara Meet and Great ini langsung diisi oleh beliau ustd. Rahmat Soleh, M.Pd.

Banyak kisah inspiratif hadir dari beliau, tentang bagaimana perjuangan untuk melanjutkan kuliah, bertahan, dan hingga menjadi anak yang bisa membahagiakan orang tua.

“Cita-cita saya adalah bisa menjadikan anak kandung saya seperti kalian, iya penghafal Al-Quran. Saya yakin, seorang penghafal Al-Quran balasanya dari Allah langsung” ujar beliau.

Ada 3 pesan dari beliau:

1.      Komunikasi yang baik

2.      Saling menguatkan

3.      Bertahan

Komunikasi, adalah pondasi kita bisa mengetahui kondisi, keadaan, atau mencari solusi dengan permasalahan yang ada. Ketika tidak dibangun sebuah komunikasi maka manusia akan dibutakan dengan perasangka-perasangka dalam hidupnya.

Saling menguatkan, di sini kita tidak sendiri. Mahasiswa memiliki teman berjuang yang mana sama-sama memperjuangkan kebaikan dan kalamNya. Inilah fungsi dari pertemanan, ketika ada masalah dan dikomunikasikan dengan yang lain maka akan timbul saling menguatkan. Karena di saat-saat sekarang banyak sekali pemikiran-pemikiran yang masuk pada mahasiswa terlebih dengan kondisi seperti ini, ada yang lemah di tengah jalan maka temanlah yang akan menguatkan.

Bertahan, “Tim yang baik adalah mereka yang mampu menyerang dan bertahan. Ada saatnya kita harus menyerang lawan, ada saatnya pula kita harus bertahan dari serangan” ucap ayah. Benar jika pepatah mengatakan bahwa orang hebat adalah dia yang mampu bertahan. Bukan lagi soal siapa cepat tapi siapa yang tetap bertahan meskipun dia harus terjatuh berulang kali.

Meet and Great ini berlanjut dengan sharing, betapa terenyuh ketika mahasiswa menceritakan suka duka dalam perkuliahan online. Tapi bertahan adalah pilihan terbaik, semasih Al-Quran yang diperjuangkan maka tak akan pernah salah arah. STIQ Al-Multazam adalah keluarga, saling memberi, menasihati dan menguatkan. Ketika satu sakit maka akan sakit semua.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *