PARTNER DI JALAN-NYA

PARTNER DI JALAN-NYA

KUNINGAN (2/9) خير الأصحاب من يدلك على الخير, “Sebaik-baik teman adalah yang menunjukkan kepada kebaikan.” Penghafal Al-Quran itu butuh alarm. Yaitu alarm yang akan membawa pada kebaikan, sehingga kebaikan-kebaikan yang terkumpulkan akan menjadi wasilah menuju ke surgaNya. Dalam menghafal Al-Quran sungguh seseorang itu membutuhkan teman sebagai partner terbaik dalam memperjuangkan ayat-ayatNya, dia yang senantiasa menjadi uluran tangan di saat kita terjatuh bahkan menjadi sosok yang berpengaruh besar dalam kesuksesan hafalan kita. Secara tidak langsung teman-teman itulah yang menjadi penyelamat dari kegagalan, karena perjalanan panjang ini tidak akan pernah bisa dilalui dengan seorang diri, namun butuh orang lain.

Alhamdulillah, inilah yang bisa dikatakan seorang partner dunia akhirat. Seorang teman yang senantiasa bersedia menjadi pendengar hafalan-hafalan yang kita lantunkan, membangunkan kita disaat dunia sepi untuk bercengkerama kembali dengan ayatNya, atau bahkan dia yang selalu memberikan nasihat-nasihat disaat jiwa melemah. Karena, berjuang bersama itu akan terasa mudah terlebih dengan sahabat-sahabat yang mempunyai mimpi sama, yaitu sebagai penjaga kalamNya.

Jika semua kebaikan telah terealisasikan, meskipun hanya sekadar mendengarkan hafalan teman, maka sampailah kita pada mahfudzot di atas, menjadi sebaik-baik seorang teman. Karena hakikat kebaikan itu tidak hanya dikerjakan seorang diri, namun akan selalu mengajak orang lain untuk berada pada baris-baris kebaikan tersebut. Tentunya, di STIQ Al-Multazam inilah partner-partner dunia akhirat itu ditemukan, insyaAllah.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *