Times – Berasal dari kota yang berbeda, 4 mahasiswa STIQ Al-Multazam disatukan atas izin Allah dan mampu mendapatkan reward umroh sebagai hafidz mutqin dari DeEP-Foundation dan Muhsinin Club.

Berkumpul di Jakarta, empat mahasiswa ini beserta ibunya ikuti manasik umrah di hotel swiss Berlin Cengkareng Jakarta barat. Rasa syukur terus terucap, atas izin Allah mereka dapat menuju tanah suci dengan wasilah Al-Qur’an.

Ini adalah kado terindah, ketika anak-anaknya tak mampu memberikan banyak uang utnuk orangtua, namun mereka mampu menabung kebaikan untuk orangtua dan bahkan di dunia mereka dapat menggandeng oragtua ke tanah suci.

Hikmatussahri merupakan mahasiswa asal Indramayu yang saat ini tengah duduk di semester 5, Sahri menjadi laki-laki tunggal dari STIQ Al-Multazam yang mendapat reward umroh dari DeEp- Foundation dan Muhsinin Club.

Ida Rahmawati, Mahasiswi yang pernah menjabat sebagai Presiden BEM Akhwat STIQ Al-Multazam periode 2021/2022 ini merupakan kelahiran Kuningan yang saat ini tengah menjadi mahasiswi tingkat akhir.

Afifah Rizqiya Laily, Sempat membius para mustami’in saat beliau gelar tasmi’ 30 juz Al-Qur’an bilghoib sekali duduk yang begitu lancer dengan bacaan yang begitu bagus. Afifah merupakan mahasiswa asal Tegal dan saat ini berada di semester 5.

Lutvia Rahma Arifa, Mahasiswi sekaligus muwajihah ini berasal dari Tasikmalaya. Kekuatan Hafalannya membawa ia dipercaya untuk menerima setoran mahasiswa yang lain di STIQ Al-Multazam meskipun masih berstatus mahasiswa. Lutvia kini duduk di semester 5 dan biidznillah lolos dalam tes huffadz Mutqin sehingga mendapat reward umrah.

Hari ini, (25/10) keempat mahasiswa dan ibunya ini berangkat ke tanah suci, atas izin Allah. Allah yang maha baik dan begitu memuliakan para penghafal Al-Qur’an dan mereka-mereka yang senantiasa mengamalkannya.

Semoga Allah senantiasa menjaga mereka dan memudahkan perjalanan ke tanah suci hingga pulang ke tanah air. Allahu Akbar