Puisi

AVICENNA

Karya Siti Zulaiha Rambe

Luapan rasa menerawang

Hati yang menolak menyerang

Kobaran api rindu

Tak terpadamkan

 

Hampa

Tak ada harapan kembali

Akukah yang menyakiti

Mengapa yang menyakiti justru lebih tersakiti

 

Peluru menghujam diri

Membiarkan rindu ini terus berdikari

Runtuh

Luluh pertikaian terkepung

 

Langkah tak terarah

Menyembunyikan perasaan yang hamper musnah

Waktu berputar

Mengelilingi kenangan yang beredar

 

Angkasa purnama berjarak

Kita berjauhan kini

Tangan yang menengadah

Adalah harapan pemersatu yang terpisah

 

Senja bergeming

Lincah alunannya terdengar

Laut membiru

Menghibur hati yang tengah keliru

 

Pelangi setelah hujan

Tenanglah

Janji alam akan datang

Membawa rintik-rintik kisah kita

 

Perihal pengkhianatan kemarin

Semoga menjadi pembaik kita hari ini

Jangan ditinggalkan

 

Temani hingga dermaga terakhir pelayaran