Tangis Pecah, Alumni STIQ Al-Multazam Mulai Menyebar Membumikan Al-Qur’an Di Segala Penjuru

TIMES –  “Menjadi Sarjana Ahlul Qur’an” sebuah motto yang menjadi acuan STIQ Al-Multazam dalam mencetak para huffadz yang berakademisi, memiliki gelar sarjana namun tetap memiliki visi untuk terus membumikan Al-Qur’an.

Tak hanya “Menjadi Sarjana Ahlul Qur’an”, namun STIQ Al-Multazam selalu menggandeng kata “Dari Kuningan Untuk Dunia”. Bahwa alumni STIQ Al-Multazam adalah milik umat, alumni STIQ Al-Multazam adalah pejuang garda terdepan untuk membumikan Al-Qur’an di manapun berada.

Terbukti, dengan menyebarnya para alumni ke lembaga-lembaga yang ada di seluruh Indonesia, menjadi pioner untuk mencetak generasi-generasi Qur’ani di luar Kabupaten Kuningan, bahkan di luar pulau Jawa.

Beberapa alumni sudah berada di tempat mengabdi, dengan berbagai daerah di Indonesia. Terhitung sejak 28 Juli 2022 para alumni sudah diberangkatkan ke tempat masing-masing.

Hari ini (3/8/2022) Darul Iman Islamic Boarding School Bekasi juga hadir untuk menjemput alumni STIQ Al-Multazam yang akan berkiprah di sana. Kedatangan juga disambut hangat oleh STIQ Al-Multazam serta Kepala HRD YPI Al-Multazam HK, H.Badrudin, Lc.,

Di hari yang sama, 5 alumni STIQ Al-Multazam juga diberangkatkan ke Lampung yang diantar langsung oleh Kepala Divisi HRD YPI Al-Multazam HK dan Kepala Unit Al-Qur’an STIQ Al-Multazam.

Tangis pecah, saat pemberangkatan para alumni terpilih untuk mengemban amanah ini. Pasalnya kebersamaan dengan teman-teman kurang lebih 4-5 tahun tak lekang dari banyak kenangan.

 

Air mata itu tanda cinta, tanda kekuatan bahwa perjuangan tidak harus berada di tempat yang sama. Namun hal penting adalah sama-sama saling mendoakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.