Tidak Hanya Mencetak Ahlul Qur’an, STIQ Al-Multazam Menanamkan Jiwa Literasi Pada Mahasiswa

Kuningan-(27/02) Sebagai wujud perhatian terhadap dunia literasi, BEM STIQ Al-Multazam mengadakan Seminar Kepenulisan bersama Ustadz Ade Ramansyah, S.E.I., M.E. kegiatan ini mengusung tema “How To Great Writer not Only Writer”.  Berlangsung di Masjid Al-Multazam dari pukul 10.00-11.00 WIB. Sebagai pelopor kegiatan ini, BEM STIQ Al-Multazam menggeret mahasiswa untuk mengikuti kegiatan ini sebagai wadah awal menulis dan mencintai literasi. Karena bagaimanapun, mahasiswa harus melek akan literasi dan pengaplikasiaannya, mahasiswa harus bisa menguasai dunia literasi untuk menuju bangsa yang cerdas. Mahasiswa STIQ Al-Multazam sangat antusias dengan Seminar Kepenulisan ini.

Beliau menyampaikan, bahwa ada  2 tipe manusia: Pertama, manusia super sibuk, namun hasilnya nol karena manusia tipe ini menyibukkan diri tetapi tidak produktif. Kedua,  manusia super bingung, manusia tipe ini terlalu sibuk dengan kebingungannya sehingga hal-hal yang mau dikerjakan tidak terealisasi. Bisa dikatakan penulis hebat ialah di saat bisa menjadi manusia yang sibuk namun produktif karena penulis hebat ataupun great writer itu dinilai dari kegigihan dan kesungguhan.  Beberapa poin penjelasan dalam Seminar Kepenulisan ini;

1.       Literasi dan mahasiswa menulis

2.       Darai mana mulai menulis

3.       Strategi menulis mudah

4.       PUEBI

5.       Dosa-dosa penulis.

 

“Mahasiswa Hebat ialah Mahasiswa yang Menulis”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *