Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Al-Multazam

STIQ Al-Multazam Teguhkan Komitmen Mutu Berkelanjutan melalui Agenda Reafirmasi Mutu

Kuningan (30/01/26)— Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al-Multazam kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas institusi melalui kegiatan Reafirmasi Komitmen Mutu yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) STIQ Al-Multazam, Jumat, 30 Januari 2026.   

Agenda yang secara konsisten dilaksanakan setiap tahun ini mengusung tema “Menjaga Konsistensi Mutu yang Berkelanjutan”, sebagai wujud keseriusan STIQ Al-Multazam dalam membangun dan menanamkan budaya mutu di seluruh lini penyelenggaraan pendidikan tinggi. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam memastikan seluruh proses akademik dan tata kelola kelembagaan berjalan selaras dengan standar yang telah ditetapkan.

Kegiatan reafirmasi komitmen mutu ini dihadiri oleh Kepala Divisi Perguruan Tinggi, unsur pimpinan STIQ Al-Multazam, serta jajaran struktural lainnya. Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menegaskan bahwa penjaminan mutu merupakan agenda bersama yang menuntut keterlibatan aktif seluruh elemen institusi.

Ketua Lembaga Penjaminan Mutu STIQ Al-Multazam, Medina Amanda, M.M., menegaskan bahwa kegiatan reafirmasi ini memiliki makna yang jauh melampaui dimensi seremonial.”

Kegiatan reafirmasi komitmen mutu ini pada hakikatnya bukan sekadar kegiatan seremonial atau penegasan administratif, melainkan momentum strategis untuk menyatukan kembali arah gerak, menguatkan visi kelembagaan, dan menyegarkan kesadaran bahwa keberlanjutan serta kemajuan STIQ Al-Multazam hanya dapat dicapai melalui kerja terstandar, tertib sistem, dan istiqamah dalam peningkatan kualitas,” ujarnya.

 Sementara itu, Kepala Divisi Perguruan Tinggi STIQ Al-Multazam, Dr. Dudung Abdul Karim, Lc., M.Ag., menekankan bahwa upaya menjaga mutu harus dilaksanakan secara terintegrasi dan menyentuh seluruh aspek pembinaan sivitas akademika.

Beliau menegaskan pentingnya penyelarasan seluruh program kerja agar bergerak dalam satu tujuan yang sama, tanpa melepaskan identitas keilmuan institusi. “Seluruh program kerja harus terintegrasi dan mengacu pada tujuan institusi yang sama, serta tidak menghilangkan ruh Al-Qur’an dari setiap bagian yang ada di perguruan tinggi. Selain itu, integrasi antara penguatan bahasa dan pembinaan menjadi hal yang tidak terpisahkan dalam membentuk kualitas lulusan yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an,” tegasnya.

Melalui forum reafirmasi ini, Lembaga Penjaminan Mutu kembali menekankan pentingnya konsistensi penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), baik pada aspek akademik maupun non-akademik. Evaluasi capaian mutu, penguatan komitmen lintas unit, serta penyelarasan arah kebijakan menjadi bagian integral dari rangkaian kegiatan tersebut.

Kegiatan Reafirmasi Komitmen Mutu ini diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam memperkokoh budaya mutu di lingkungan STIQ Al-Multazam. Tidak hanya sebagai pemenuhan standar kelembagaan, tetapi juga sebagai ikhtiar berkelanjutan dalam mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, berintegritas, serta konsisten menjadikan Al-Qur’an sebagai ruh utama dalam setiap proses pendidikan dan pembinaan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top