
Kuningan – Senin (14/7), Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al-Multazam resmi membuka tahun ajaran baru dengan penuh semangat dan nuansa spiritual yang kuat. Kegiatan pembukaan ini digelar di Masjid Al-Multazam dan dihadiri oleh seluruh civitas akademika serta mahasiswa baru.
Dalam sambutannya, Kepala Divisi Perguruan Tinggi STIQ Al-Multazam, Ustadz Dudung Abdul Karim, Lc., M.Ag., memberikan arahan yang menggugah semangat para mahasiswa. Beliau menekankan pentingnya mempercepat proses kesuksesan demi menghadapi ketidakpastian dunia di masa mendatang.
“Keadaan dunia ke depan akan semakin kacau, maka kita harus mempercepat kesuksesan kita agar kita sudah siap menghadapi keadaan apa pun nanti. Target hafalan yang ditetapkan selesai di semester 7, maka kita targetkan selesai di semester 4. Setelah hafalan selesai, ambil sanad, kemudian isi kepala terus dengan buku-buku bacaan, minimal dalam satu minggu selesai 3 buku,” tegas beliau dalam sambutannya.
Senada dengan pesan tersebut, Wakil Ketua 3 STIQ Al-Multazam, Ustadz Rahmat Soleh, M.Pd., turut menyampaikan pesan yang menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan utama di tengah dunia yang terus berubah.
“Ketika dunia mengalami kemajuan yang pesat tapi juga di baliknya terjadi sistem yang kacau, maka Al-Qur’an yang akan menjadi pegangan sampai zaman kapan pun,” ujar beliau penuh penekanan.
Kegiatan pembukaan tahun ajaran baru ini bukan hanya menjadi simbol dimulainya proses akademik, tetapi juga menjadi momentum penyegaran visi dan semangat para mahasiswa untuk terus berjuang, mempercepat pencapaian target, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai poros utama kehidupan.
STIQ Al-Multazam terus berkomitmen mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga siap menghadapi tantangan zaman dengan wawasan luas dan akhlak mulia.



