Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an Al-Multazam

Author name: AdminSTIQ

Pemberdayaan Masyarakat Qur’ani dan Riset Berkelanjutan, STIQ Al-Multazam Buka KKN ke-7

Senin (09/02/2026) — Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al-Multazam secara resmi melaksanakan pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-7 pada Senin, 9 Februari 2026. Kegiatan KKN tahun ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pendidikan Al-Qur’an dan Kolaborasi Riset Menuju Publikasi Ilmiah dan Program Berkelanjutan,” serta dilaksanakan di dua lokasi berbeda. Mahasiswa ikhwan STIQ Al-Multazam ditempatkan di Desa Seda, Kecamatan Mandirancan, Kabupaten Kuningan, sementara mahasiswa akhwat melaksanakan KKN di Desa Winduhaji, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon. Pelaksanaan KKN terpisah ini menjadi strategi kampus dalam memastikan efektivitas program pengabdian yang selaras dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat setempat. Pembukaan KKN di Desa Seda dihadiri oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Humas, dan Alumni STIQ Al-Multazam, Rahmat Soleh, M.Pd., para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta Kepala Desa Seda, Bapak Suharsa Hendrawan, bersama jajaran perangkat desa lainnya. Dalam sambutannya, Rahmat Soleh, M.Pd. menyampaikan bahwa KKN merupakan wahana strategis bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan nilai-nilai keilmuan Al-Qur’an secara langsung di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa mahasiswa tidak hanya dituntut aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan, tetapi juga mampu melakukan pendampingan edukatif dan riset lapangan yang berdampak jangka panjang. Sementara itu, Kepala Desa Seda, Bapak Suharsa Hendrawan, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN STIQ Al-Multazam. Ia berharap program KKN dapat memberikan kontribusi positif dalam penguatan pendidikan Al-Qur’an serta mendukung kegiatan kemasyarakatan yang sudah berjalan di desa. Ia juga mengajak seluruh elemen desa untuk bersinergi dan mendukung keberhasilan program KKN. Adapun pembukaan KKN di Desa Winduhaji dihadiri oleh Kepala Divisi Perguruan Tinggi STIQ Al-Multazam, Dr. Dudung Abdul Karim, Lc., M.Ag., Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Hafid Nur Muhammad, S.Ud., M.Ag., para Dosen Pembimbing Lapangan, serta Kepala Desa Winduhaji, Ibu Ika Nurhanika, bersama unsur perangkat desa lainnya. Dalam sambutannya, Dr. Dudung Abdul Karim, Lc., M.Ag. menekankan bahwa KKN ke-7 ini dirancang tidak hanya sebagai program pengabdian, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi riset antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat. Menurutnya, pendekatan berbasis pendidikan Al-Qur’an dan riset diharapkan mampu melahirkan publikasi ilmiah serta program-program berkelanjutan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat desa. Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Winduhaji, Ibu Ika Nurhanika, mengapresiasi kepercayaan STIQ Al-Multazam yang menjadikan desanya sebagai lokasi KKN. Ia berharap keberadaan mahasiswi KKN dapat memberikan warna baru dalam kegiatan pendidikan keagamaan dan sosial, sekaligus menjadi mitra desa dalam pengembangan potensi masyarakat. Melalui pelaksanaan KKN ke-7 ini, STIQ Al-Multazam kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak insan akademik Qur’ani yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta kemampuan berkontribusi aktif dalam pembangunan masyarakat berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.

Pemberdayaan Masyarakat Qur’ani dan Riset Berkelanjutan, STIQ Al-Multazam Buka KKN ke-7 Read More »

Berdaya Untuk Ummat, STIQ Al-Multazam Lepas dan Berangkatkan Mahasiswa Semester 6 Ikuti KKN Ke-7

Sabtu  (07/02/26) STIQ Al-Multazam secara resmi melepas sekaligus memberangkatkan mahasiswa Semester 6 untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-7. Kegiatan pelepasan dilaksanakan pada hari Rabu, 4 Februari 2026 di Auditorium Al-Multazam dan dihadiri oleh unsur pimpinan, mulai dari Kepala Divisi Perguruan Tinggi, Wakil Ketua II Bidang Kelembagaan, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Humas dan Alumni, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Kepala Lembaga Tahfidz Al-Qur’an,  hingga Kepala Lembaga Pembinaan dan Pengembangan  Bahasa. KKN ke-7 STIQ Al-Multazam tahun ini mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pendidikan Al-Qur’an dan Kolaborasi Riset Menuju Publikasi Ilmiah dan Program Berkelanjutan”. Tema tersebut menjadi landasan pengabdian mahasiswa agar mampu berkontribusi secara nyata, tidak hanya dalam aspek sosial-keagamaan, tetapi juga penguatan riset serta keberlanjutan program di tengah masyarakat. Sebanyak dua lokasi pengabdian telah ditetapkan, yakni Desa Seda, Kecamatan Mandirancan, Kabupaten Kuningan, serta Desa Winduhaji, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon. Para mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang adaptif terhadap kondisi sosial, budaya, dan kebutuhan masyarakat setempat. Rangkaian kegiatan pelepasan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan pimpinan, pengarahan dari Ketua LPPM sekaligus Ketua BPKKN, serta prosesi penyematan atribut KKN secara simbolis kepada perwakilan mahasiswa. Prosesi tersebut diserahkan kepada Nurramdhani dan Mutiara selaku perwakilan peserta KKN ke-7. Dalam sambutannya, Kepala Divisi Perguruan Tinggi STIQ Al-Multazam, Dr. Dudung Abdul Karim, Lc., M.Ag., menekankan pentingnya menjaga integritas akademik dan marwah almamater selama pelaksanaan KKN. “KKN bukan sekadar program pengabdian, tetapi juga ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan ilmu, adab, dan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat. Jaga marwah almamater, tunjukkan akhlak, dan jadilah duta kebaikan STIQ Al-Multazam,” tegasnya. Sementara itu, Ketua LPPM STIQ Al-Multazam, Hafid Nur Muhammad, S.Ud., M.Ag., menyampaikan bahwa KKN ke-7 ini diarahkan untuk melahirkan program-program yang berdampak dan berkelanjutan. “Kami mendorong mahasiswa tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga mampu menghasilkan luaran riset dan publikasi ilmiah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Inilah bentuk kolaborasi antara pengabdian dan penguatan budaya akademik,” ujarnya. Setelah rangkaian pelepasan, mahasiswa peserta KKN ke-7 secara resmi diberangkatkan pada hari Sabtu, 7 Februari 2026. Proses pemberangkatan berlangsung tertib dengan menggunakan enam kendaraan elf dan dua truk barang yang mengangkut perlengkapan serta kebutuhan logistik selama pelaksanaan KKN. Setibanya di lokasi masing-masing, para mahasiswa langsung menuju rumah tempat tinggal (posko) yang telah ditentukan serta melaksanakan silaturahmi dengan warga sekitar sebagai langkah awal membangun komunikasi, adaptasi sosial, dan pengenalan lingkungan. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menciptakan hubungan harmonis antara mahasiswa dan masyarakat. Meski telah berada di lokasi sejak akhir pekan, agenda resmi pembukaan KKN ke-7 dijadwalkan berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026. Waktu sebelum pembukaan dimanfaatkan mahasiswa untuk melakukan observasi awal serta persiapan program kerja yang akan dijalankan selama masa pengabdian. Pelaksanaan KKN ke-7 ini berlangsung berdekatan dengan datangnya bulan suci Ramadhan, sehingga diharapkan mampu mendorong mahasiswa untuk lebih optimal dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan edukatif, keagamaan, dan sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui KKN ini, STIQ Al-Multazam menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai keilmuan dan Al-Qur’an di tengah kehidupan bermasyarakat.

Berdaya Untuk Ummat, STIQ Al-Multazam Lepas dan Berangkatkan Mahasiswa Semester 6 Ikuti KKN Ke-7 Read More »

Sosialisasi Dosen Pembimbing Lapangan KKN 2026 Digelar, Perkuat Sinergi Akademik dan Pengabdian Masyarakat

Kuningan (03/02/26)— Sebagai bagian dari upaya mematangkan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026, institusi menyelenggarakan Sosialisasi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN 2026 pada Selasa, 3 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi agenda strategis awal dalam rangkaian persiapan KKN 2026, khususnya dalam memperkuat koordinasi, pemahaman peran, serta kesiapan dosen pembimbing lapangan. Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Divisi Perguruan Tinggi, Dr. Dudung Abdul Karim, Lc., M.Ag., serta Ketua Badan Penyelenggara Kuliah Kerja Nyata (BPKKN), Hafid Nur Muhammad, S.Ud., M.Ag., bersama para dosen yang akan bertugas sebagai Dosen Pembimbing Lapangan. Kehadiran para pimpinan ini menegaskan komitmen institusi dalam memastikan pelaksanaan KKN berjalan terarah, terukur, dan berdampak nyata. Dalam sambutannya, Dr. Dudung Abdul Karim, Lc., M.Ag. menekankan pentingnya peran strategis Dosen Pembimbing Lapangan dalam menjaga kualitas akademik dan nilai pengabdian KKN. Ia menyampaikan bahwa KKN bukan sekadar kegiatan lapangan, melainkan bagian integral dari implementasi tridharma perguruan tinggi. “Dosen pembimbing lapangan memiliki peran kunci dalam mengarahkan mahasiswa agar program KKN tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga memiliki dampak edukatif, sosial, dan akademik yang berkelanjutan,” ujarnya.  Sementara itu, Ketua BPKKN, Hafid Nur Muhammad, S.Ud., M.Ag menegaskan bahwa KKN 2026 dirancang untuk mendorong integrasi antara pengabdian masyarakat dan kolaborasi riset. Menurutnya, program KKN diharapkan mampu melahirkan luaran akademik yang konkret, baik dalam bentuk publikasi ilmiah maupun program pemberdayaan masyarakat yang berkesinambungan. “KKN tahun ini diarahkan tidak hanya sebagai pengabdian sosial, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi riset yang dapat menghasilkan publikasi ilmiah serta program yang berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan masyarakat,” jelasnya. Sosialisasi ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, memperjelas peran dan tanggung jawab DPL, serta menyampaikan garis besar kebijakan dan teknis pelaksanaan KKN 2026. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang koordinasi strategis agar pelaksanaan KKN selaras dengan visi institusi, khususnya dalam penguatan pengabdian kepada masyarakat berbasis keilmuan dan nilai-nilai Al-Qur’an. KKN 2026 sendiri dijadwalkan akan berlangsung selama satu bulan, mulai 7 Februari hingga 7 Maret 2026, dengan mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pendidikan Al-Qur’an dan Kolaborasi Riset Menuju Publikasi Ilmiah dan Program Berkelanjutan.” Tema ini menegaskan komitmen institusi dalam mengintegrasikan pendidikan, pengabdian, dan riset secara holistik. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para Dosen Pembimbing Lapangan dapat menjalankan perannya secara optimal dalam mendampingi mahasiswa, sehingga pelaksanaan KKN 2026 mampu memberikan kontribusi akademik dan sosial yang signifikan bagi masyarakat sasaran. Click here

Sosialisasi Dosen Pembimbing Lapangan KKN 2026 Digelar, Perkuat Sinergi Akademik dan Pengabdian Masyarakat Read More »

STIQ Al-Multazam Gelar Pembekalan KKN Ke-7, Tekankan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Al-Qur’an

Kuningan (02/02/2026) — Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al-Multazam kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak mahasiswa yang siap terjun dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat melalui kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Ke-7. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni pada Senin, 2 Februari 2026 dan Rabu, 4 Februari 2026, bertempat di Auditorium Al-Multazam. Mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pendidikan Al-Qur’an dan Kolaborasi Riset Menuju Publikasi Ilmiah dan Program Berkelanjutan”, pembekalan ini dirancang sebagai fondasi konseptual, spiritual, dan praktis bagi mahasiswa sebelum terjun langsung ke masyarakat yang memiliki latar belakang sosial dan budaya yang beragam. Pembekalan KKN ke-7 diisi dengan sembilan materi utama yang menitikberatkan pada penguatan kapasitas sosial, keilmuan, dan etika pengabdian masyarakat. Materi-materi tersebut disampaikan oleh para narasumber yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya, baik dari unsur pimpinan yayasan, akademisi, praktisi sosial, maupun lembaga filantropi. Pada hari pertama, peserta mendapatkan lima materi inti. Materi pertama disampaikan oleh H. Uud Pandu Suandhana, S.Si., M.Pd., selaku Ketua YPI Al-Multazam HK, dengan tema “Membentuk Pribadi Mandiri, Berdikari, Solutif, dan Menginspirasi Masyarakat”. Materi ini menekankan pentingnya karakter mahasiswa KKN sebagai agen perubahan yang adaptif dan solutif di tengah masyarakat. Materi kedua disampaikan oleh H. Didik Wiranto, S.P., M.Pd., Sekretaris YPI Al-Multazam HK, yang mengulas “Penguatan Kompetensi Komunikasi Publik dan Lobi Strategis dalam Pengabdian kepada Masyarakat”. Selanjutnya, materi ketiga dibawakan oleh Agus Hidayatul Rahman, S.TP., Kepala Unit AM Peduli, dengan tema “Menumbuhkan Kesadaran Filantropi Islam di Tengah Masyarakat”. Adapun materi keempat disampaikan oleh KH. Addin Nurhaedin, Lc., M.Pd., yang membahas “Mengatasi Tantangan dalam Pemahaman Fiqih Ibadah di Masyarakat”, sebagai bekal penting bagi mahasiswa dalam menghadapi realitas praktik keagamaan di lapangan. Memasuki hari kedua, rangkaian pembekalan dilanjutkan dengan materi penutup yang tak kalah substansial. Materi kelima disampaikan oleh Suwarno, M.Pd., dengan tema “Etika Muamalah sebagai Landasan Interaksi dalam Pengabdian Masyarakat”. Materi keenam diisi oleh perwakilan DT Peduli yang mengangkat tema “Etika Amanah dan Akuntabilitas dalam Praktik ZISWAF”. Materi ketujuh disampaikan oleh Ari Mochamad Ridwan, M.M., yang menekankan pentingnya “Implementasi Akhlak Qur’ani” dalam kehidupan sosial. Selanjutnya, Dr. Dudung Abdul Karim, Lc., M.Ag., selaku Kepala Divisi Perguruan Tinggi, menyampaikan materi kedelapan dengan tema “Prinsip dan Implementasi Fiqih Muamalah dalam Pengabdian kepada Masyarakat”, yang menyoroti integrasi antara keilmuan fikih, realitas sosial, dan praktik pengabdian. Rangkaian pembekalan ditutup dengan materi kesembilan oleh Hafid Nur Muhammad, S.Ud., M.Ag., selaku Ketua LPPM dan BPKKN, yang membahas “Regulasi dan Kebijakan Pelaksanaan KKN sebagai Landasan Pengabdian kepada Masyarakat”. Materi ini menjadi rambu-rambu teknis dan akademik bagi mahasiswa dalam melaksanakan program KKN secara terarah dan berkelanjutan. Melalui kegiatan pembekalan ini, STIQ Al-Multazam berharap mahasiswa mampu menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an secara kontekstual di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai teks yang dibaca, tetapi sebagai pedoman hidup yang membumi dan solutif. Pembekalan ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam memastikan program KKN berjalan efektif, berdaya guna, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

STIQ Al-Multazam Gelar Pembekalan KKN Ke-7, Tekankan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Al-Qur’an Read More »

STIQ Al-Multazam Teguhkan Komitmen Mutu Berkelanjutan melalui Agenda Reafirmasi Mutu

Kuningan (30/01/26)— Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al-Multazam kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas institusi melalui kegiatan Reafirmasi Komitmen Mutu yang diselenggarakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) STIQ Al-Multazam, Jumat, 30 Januari 2026.    Agenda yang secara konsisten dilaksanakan setiap tahun ini mengusung tema “Menjaga Konsistensi Mutu yang Berkelanjutan”, sebagai wujud keseriusan STIQ Al-Multazam dalam membangun dan menanamkan budaya mutu di seluruh lini penyelenggaraan pendidikan tinggi. Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat komitmen bersama dalam memastikan seluruh proses akademik dan tata kelola kelembagaan berjalan selaras dengan standar yang telah ditetapkan. Kegiatan reafirmasi komitmen mutu ini dihadiri oleh Kepala Divisi Perguruan Tinggi, unsur pimpinan STIQ Al-Multazam, serta jajaran struktural lainnya. Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menegaskan bahwa penjaminan mutu merupakan agenda bersama yang menuntut keterlibatan aktif seluruh elemen institusi. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu STIQ Al-Multazam, Medina Amanda, M.M., menegaskan bahwa kegiatan reafirmasi ini memiliki makna yang jauh melampaui dimensi seremonial.” Kegiatan reafirmasi komitmen mutu ini pada hakikatnya bukan sekadar kegiatan seremonial atau penegasan administratif, melainkan momentum strategis untuk menyatukan kembali arah gerak, menguatkan visi kelembagaan, dan menyegarkan kesadaran bahwa keberlanjutan serta kemajuan STIQ Al-Multazam hanya dapat dicapai melalui kerja terstandar, tertib sistem, dan istiqamah dalam peningkatan kualitas,” ujarnya.  Sementara itu, Kepala Divisi Perguruan Tinggi STIQ Al-Multazam, Dr. Dudung Abdul Karim, Lc., M.Ag., menekankan bahwa upaya menjaga mutu harus dilaksanakan secara terintegrasi dan menyentuh seluruh aspek pembinaan sivitas akademika. Beliau menegaskan pentingnya penyelarasan seluruh program kerja agar bergerak dalam satu tujuan yang sama, tanpa melepaskan identitas keilmuan institusi. “Seluruh program kerja harus terintegrasi dan mengacu pada tujuan institusi yang sama, serta tidak menghilangkan ruh Al-Qur’an dari setiap bagian yang ada di perguruan tinggi. Selain itu, integrasi antara penguatan bahasa dan pembinaan menjadi hal yang tidak terpisahkan dalam membentuk kualitas lulusan yang unggul, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an,” tegasnya. Melalui forum reafirmasi ini, Lembaga Penjaminan Mutu kembali menekankan pentingnya konsistensi penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), baik pada aspek akademik maupun non-akademik. Evaluasi capaian mutu, penguatan komitmen lintas unit, serta penyelarasan arah kebijakan menjadi bagian integral dari rangkaian kegiatan tersebut. Kegiatan Reafirmasi Komitmen Mutu ini diharapkan mampu menjadi penggerak utama dalam memperkokoh budaya mutu di lingkungan STIQ Al-Multazam. Tidak hanya sebagai pemenuhan standar kelembagaan, tetapi juga sebagai ikhtiar berkelanjutan dalam mewujudkan perguruan tinggi yang unggul, berintegritas, serta konsisten menjadikan Al-Qur’an sebagai ruh utama dalam setiap proses pendidikan dan pembinaan. Click here

STIQ Al-Multazam Teguhkan Komitmen Mutu Berkelanjutan melalui Agenda Reafirmasi Mutu Read More »

Qur’an Festival Go Internasional

Kuningan (10/01/26)— Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al-Multazam kembali menggelar agenda tahunan Qur’an Festival 7 (Qfest 7) sebagai wadah syiar Al-Qur’an yang dikemas secara edukatif, kompetitif, dan inspiratif. Rangkaian kegiatan Qfest 7 berlangsung sejak Desember 2025 hingga Januari 2026 dan diikuti oleh ratusan peserta dari dalam dan luar negeri. Qfest 7 secara resmi dibuka melalui kegiatan Pembukaan dan Technical Meeting pada Sabtu, 13 Desember 2025. Rangkaian acara berlanjut dengan Webinar yang diselenggarakan pada Sabtu, 3 Januari 2026, serta penutupan pengumpulan karya lomba online pada Minggu, 4 Januari 2026. Selanjutnya, proses penjurian lomba dan pelaksanaan Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) Online dilaksanakan pada Selasa, 6 Januari 2026. Hasil seleksi kemudian diumumkan dengan pengumuman 10 besar lomba online pada Rabu, 7 Januari 2026. Sebagai puncak acara, Qur’an Festival 7 digelar selama dua hari, Jum’at–Sabtu, 9–10 Januari 2026, bertempat di Ball Room Raja Seafood, Kuningan, Jawa Barat. Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan Final MHQ 30 Juz yang menjadi salah satu agenda utama dan paling dinantikan. Mengusung tema “Menumbuhkan Mindset Qur’ani dalam Restorasi Peradaban Islam di Era Modernisasi”, Qfest 7 bertujuan untuk menanamkan pemahaman bernuansa Qur’ani bagi kaum muslimin, sekaligus menjadi sarana mensyi’arkan nilai-nilai keislaman serta mempererat silaturahim antar pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum. Beragam perlombaan diselenggarakan dalam Qfest 7, meliputi MHQ 5 Juz, MHQ 15 Juz, MHQ 30 Juz, serta lomba kreatif berbasis media dan dakwah seperti Microblog Islami, Gen-Z in Dakwah, Qfest Aksi, Poster Dakwah, Video Reels, STIQ Short Movie, dan Daily Vlog Hifdzil Qur’an. Selain itu, Qfest 7 juga menghadirkan berbagai kegiatan menarik, di antaranya Qfest Charity, Gerakan Menulis Qur’an, Talk Show About Qur’an, stand bazar, Science Education About Qur’an, serta photobooth. Antusiasme peserta terlihat dari jumlah partisipan yang mencapai 339 peserta, yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jawa, DKI Jakarta, Yogyakarta, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jambi, Aceh, Nusa Tenggara Barat, Bandar Lampung, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, hingga peserta dari luar negeri seperti Libya dan Yordania. Menariknya, salah satu finalis MHQ 30 Juz merupakan peserta yang pernah mewakili Indonesia dalam perlombaan internasional di Dubai, menambah prestise dan kualitas kompetisi dalam ajang ini. Acara puncak Qfest 7 juga diisi dengan Talkshow Qur’ani bersama Ustadz M. Asadullah yang mengangkat tema “Saat Al-Qur’an Bicara Tentang Kita”. Selain itu, kegiatan Gerakan Menulis Qur’an disampaikan oleh Dr. KH. Ayub Ahmad FA, M.Ag., yang memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya interaksi umat Islam dengan Al-Qur’an secara literatif dan reflektif. Melalui Qur’an Festival 7, BEM STIQ Al-Multazam berharap nilai-nilai Al-Qur’an dapat terus hidup dan membumi di tengah masyarakat modern, sekaligus melahirkan generasi Qur’ani yang berperan aktif dalam membangun peradaban Islam yang berkemajuan. dan memiliki mindset Qur’ani . Click here

Qur’an Festival Go Internasional Read More »

PECAH!!! Peringatan Hari Santri 2025 di STIQ Al-Multazam Penuh Haru dan Semangat Juang

Rabu, 22 Oktober 2025 – STIQ Al-Multazam menyala dengan kobaran semangat jihad. Seluruh mahasiswa beserta jajaran asatidz melaksanakan apel dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional. Apel berlangsung dengan khidmat dan semangat perjuangan resolusi. “Di era 5.0 ini kita harus berpikir untuk lebih serius lagi, tidak menunda apapun, meninggalkan hal yang tidak penting, tidak bermalas-malasan. Jangan sampai kita terbawa arus sehingga malas berpikir dan berusaha. “Di era society ini, teknologi semakin canggih, AI bisa menjawab apapun yang kita minta. Akan tetapi, satu yang tidak dimiliki oleh AI dan kecanggihan teknologi, yaitu naluri serta perasaan. Di era ketika etika dan attitude semakin terkikis, kita harus mengembalikan itu semua.  “Resolusi kita adalah dengan meninggalkan hal-hal yang menghambat kesusksesan kita. Resolusi kita adalah dengan mengembalikan identitas santri,” demikian beberapa kalimat yang disampaikan kepala divisi dalam amanatnya. Pesan beliau berhasil membangkitkan kembali semangat jihad santri, menyadarkan bahwa setiap santri harus aktif berkontribusi dalam membangun peradaban. Beberapa mahasiswi tampak meneteskan air mata saat beliau menutup amanatnya. Momen perayaan hari santri semakin terasa hangat saat di akhir apel, mahasiswi memberi kejutan milad kepada kepala divisi. Hal itu bukan euforia semata, tetapi merupakan bentuk penghormatan dan cinta murid kepada guru, begitupun sebaliknya. Sebuah pengingat bahwa pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu, melainkan hubungan timbal balik antara guru dan murid dalam membangun karakter dan mencerdaskan akal. Setelah pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan-penampilan dari setiap angkatan, seperti orasi, drama, dan cosplay ulama. Seluruh rangkaian acara ditutup dengan sesi foto bersama yang menambah keakraban. Momen hari santri tahun ini merupakan momen penyatuan jiwa dan tujuan. Santri tidak hanya menjadi pelaku sejarah, tetapi juga pembuat sejarah. Dengan semangat juang yang terus menyala, STIQ Al-Multazam berkomitmen melahirkan generasi Islam yang unggul dan berkarakter, serta membuktikan bahwa santri adalah garda terdepan dalam membangun peradaban Islam yang gemilang. Sebuah tekad bersama telah lahir: membangun peradaban, menegakkan nilai, dan menjaga marwah kesantrian dalam setiap lini kehidupan.   Click here

PECAH!!! Peringatan Hari Santri 2025 di STIQ Al-Multazam Penuh Haru dan Semangat Juang Read More »

MEMBANGGAKAN!!!! Mahasiswa STIQ Al-Multazam unjuk gigi di Ajang National Arabic Competition 2025

Kamis, 25/09/2025 – Kabar gembira datang dari STIQ Al-Multazam. Tiga mahasiswa berhasil mengukir prestasi gemilang dalam ajang National Arabic Competition (NAC) 2025 yang diselenggarakan oleh UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Ketiga mahasiswa tersebut adalah: Muhammad Hamdul Asnan, mahasiswa Semester 3, meraih Juara 2 cabang Qiro’atul Akhbar. Muhammad Fahmi Ramdhani, mahasiswa Semester 3, meraih Juara 3 cabang Pidato Bahasa Arab. Jauhar Rafif Ramadhan, mahasiswa Semester 3, meraih Juara 3 cabang Qiro’atul Syi’ri. Prestasi ini menunjukkan kemampuan, semangat, dan kerja keras mahasiswa STIQ Al-Multazam dalam menguasai bahasa Arab sekaligus membuktikan kualitas kampus di kancah nasional. Kesan dan Pesan Para Juara Muhammad Hamdul Asnan menyampaikan rasa syukur dapat mengikuti perlombaan yang penuh pengalaman berharga. “Alhamdulillah, banyak sekali pelajaran yang saya dapat, mulai dari menambah wawasan, melatih kepercayaan diri, hingga bertemu peserta dari berbagai kampus. Pesan saya, jangan takut mencoba hal-hal baru karena dari situlah kita bisa belajar. Menang atau kalah bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana kita berkembang dan mendapat pengalaman baru. Juara hanyalah bonus,” ungkapnya. Sementara itu, Muhammad Fahmi Ramdhani menuturkan bahwa perlombaan ini memberinya pengalaman, relasi, dan ilmu baru. “Saya sangat bersyukur bisa ikut serta. Dari lomba ini saya semakin percaya bahwa ridha Allah, doa guru, doa orang tua, dan doa teman-teman adalah kunci keberhasilan. Untuk teman-teman semua, semangat terus, karena tidak ada yang mustahil selama kita berniat ikhlas karena Allah,” pesannya penuh semangat. Adapun Jauhar Rafif Ramadhan menekankan pentingnya berani mencoba hal baru. “Alhamdulillah, ini pertama kali saya ikut lomba Qiro’atu Syi’ri dan tidak menyangka bisa meraih juara. Semua berawal dari keberanian mengambil kesempatan dan memaksimalkan usaha. Untuk teman-teman, jangan pernah berhenti mencoba hal-hal baru, gali potensi diri, dan manfaatkan masa muda untuk berkarya,” ujarnya. Apresiasi dan Harapan Pihak STIQ Al-Multazam menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian ini. Prestasi yang diraih mahasiswa bukan hanya membanggakan almamater, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh sivitas akademika untuk terus mengembangkan kemampuan, berani mengambil tantangan, serta berkontribusi positif bagi bangsa dan umat. Click here

MEMBANGGAKAN!!!! Mahasiswa STIQ Al-Multazam unjuk gigi di Ajang National Arabic Competition 2025 Read More »

LPM STIQ Al-Multazam Laksanakan Kunjungan Kerja ke UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Kamis, 18 September 2025, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al-Multazam melaksanakan kunjungan kerja ke Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati (SSC) Cirebon. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penguatan mutu akademik, khususnya dalam hal observasi pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) yang sedang berlangsung di lingkungan UIN SSC. Kunjungan tersebut diawali dengan adanya surat undangan resmi dari LPM UIN SSC yang ditujukan kepada LPM STIQ Al-Multazam untuk hadir sebagai observer dalam rangkaian pelaksanaan AMI. Agenda AMI di UIN SSC sendiri dilaksanakan sejak 16 hingga 26 September 2025, mencakup berbagai fakultas dan program studi yang ada di lingkungan kampus tersebut. Pada kesempatan ini, LPM STIQ Al-Multazam menugaskan delegasi berjumlah lima orang yang dipimpin langsung oleh Ketua LPM, Ibu Medina Amanda, M.M., beserta sejumlah staf dan anggota. Setibanya di UIN SSC, rombongan disambut dengan hangat oleh Ketua LPM UIN SSC, Prof. Dr. Hj. Ria Yulia Gloria, M.Pd., bersama jajaran pimpinan lembaga. Suasana kekeluargaan dan penuh kehangatan turut mewarnai awal kegiatan kunjungan kerja tersebut. Selama berada di UIN SSC, delegasi LPM STIQ Al-Multazam berkesempatan menghadiri beberapa sesi AMI, di antaranya pada Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Pendidikan Agama Islam, serta AMI di Fakultas Ushuluddin dan Adab. Melalui agenda ini, para peserta dapat menyaksikan secara langsung bagaimana mekanisme audit mutu dilaksanakan secara sistematis, mulai dari tahap persiapan, proses asesmen, hingga evaluasi hasil audit. Kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat budaya mutu di lingkungan kampus agar dapat menerapkan praktik audit mutu yang lebih profesional, terstruktur, dan sesuai dengan standar nasional maupun internasional, sebagaimana telah dilakukan oleh UIN SSC. Ketua LPM UIN SSC, Prof. Dr. Hj. Ria Yulia Gloria, M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas kehadiran delegasi dari STIQ Al-Multazam. Beliau menegaskan bahwa kolaborasi dan berbagi pengalaman antar lembaga pendidikan tinggi merupakan langkah penting dalam meningkatkan kualitas dan daya saing kampus di era global. Dengan terlaksananya kegiatan ini, LPM STIQ Al-Multazam menegaskan komitmennya untuk terus melakukan inovasi dan perbaikan berkelanjutan dalam bidang penjaminan mutu. Observasi di UIN SSC diharapkan menjadi pijakan penting dalam mewujudkan tata kelola mutu pendidikan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel di STIQ Al-Multazam. Click here

LPM STIQ Al-Multazam Laksanakan Kunjungan Kerja ke UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Read More »

Donasi Spontan Rp266 Juta Warnai Peletakan Batu Pertama Gedung STIQ Al-Multazam

Kuningan, almultazam.id – Prosesi peletakan batu pertama pembangunan Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al-Multazam, Kuningan, tak hanya berlangsung khidmat tetapi juga penuh haru. Pasalnya, dalam waktu singkat hanya tiga hari, terkumpul donasi spontan sebesar Rp50.162.025 dari sivitas akademika, mahasiswa, dan alumni. Laporan ini disampaikan oleh Ustadz Dudung Abdul Karim, Lc., M.Ag., Kepala Divisi Perguruan Tinggi YPI Al-Multazam. Ia mengungkapkan, gerakan ini lahir dari inisiatif spontan keluarga besar STIQ. Ada yang menyumbangkan seluruh tabungannya hingga Rp12 juta, ada pula yang memberikan Rp5 juta, maupun seadanya sesuai kemampuan. “Bukan nominalnya yang utama, tetapi nilai perjuangan dan keikhlasan yang membuat kami sangat terharu,” ucapnya. Tak hanya dari internal, dukungan besar juga datang dari masyarakat luas. Melalui platform AMPeduli.id, hingga kini telah terkumpul Rp115.970.300. Dukungan luar biasa juga datang dari Ketua STIQ Al-Multazam, Dr. KH. Agus Setiawan, Lc., M.A., yang menyumbangkan dana sebesar Rp100 juta sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pembangunan kampus Qur’ani ini. Ketua Umum YPI Al-Multazam, H. Uud Pandu Suandhana, S.Si., menerima secara simbolis donasi tersebut. Ia menyebut sumbangan ini sebagai tanda cinta dan dukungan moral yang sangat berarti. “Alhamdulillah, ini pertanda baik. Mudah-mudahan pembangunan gedung ini dapat segera selesai dan dimanfaatkan untuk mencetak generasi Qur’ani,” ujarnya. Di penghujung acara, panitia kembali mengajak masyarakat untuk turut serta dalam penggalangan dana. Donasi bisa disalurkan melalui rekening resmi Pondok Pesantren Terpadu Al-Multazam maupun platform www.ampeduli.di Click here

Donasi Spontan Rp266 Juta Warnai Peletakan Batu Pertama Gedung STIQ Al-Multazam Read More »

UPACARA PENUTUPAN ORINAKA 9 STIQ AL-MULTAZAM BERLANGSUNG KHIDMAT DAN MERIAH

Kuningan, 26 Juli 2025 – Setelah berlangsung selama satu pekan penuh sejak tanggal 21 hingga 26 Juli 2025, kegiatan Orientasi Pengenalan Mahasiswa dan Kampus  (ORINAKA) ke-9 STIQ Al-Multazam resmi ditutup dalam sebuah upacara penutupan yang penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Selama sepekan, mahasiswa baru STIQ Al-Multazam mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk memperkenalkan mereka pada dunia kampus dan nilai-nilai keislaman. Kegiatan tersebut meliputi penyampaian materi seputar visi dan misi STIQ Al-Multazam, sesi motivasi, camping kebersamaan, serta aktivitas jelajah alam yang bertujuan menumbuhkan semangat kepemimpinan, kolaborasi, dan cinta lingkungan. Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Ustadz Dudung Abdul Karim, Lc., M.Ag., yang memberikan amanat penting kepada para mahasiswa baru. Dalam pesannya, beliau menekankan pentingnya niat dalam setiap langkah kehidupan: “Niat itu adalah permulaan segala sesuatu. Jangan anggap sepele niat. Yang membedakan seseorang mendapat pahala atau tidak adalah niat. Yang membedakan segala aspek kehidupan, itu akan terlihat dari niatnya. Hal yang sepele tapi berdampak besar.” Pesan tersebut menjadi penutup yang penuh makna, mengingatkan para mahasiswa baru agar senantiasa meluruskan niat dalam menuntut ilmu dan menjalani kehidupan kampus. Momen penutupan semakin istimewa dengan dilakukannya prosesi simbolis penerimaan mahasiswa baru dengan dikenakannya Jas Almamater STIQ Al-Multazam kepada perwakilan Mahasiswa Baru sebagai lambang resmi menjadi bagian dari keluarga besar STIQ Al-Multazam. Tak hanya itu, suasana semakin meriah saat balon warna-warni diterbangkan ke udara, menyimbolkan harapan dan semangat baru yang mengudara bersama langkah awal para mahasiswa menuju masa depan gemilang. ORINAKA 9 bukan sekadar orientasi, tetapi juga momentum pembentukan karakter dan spiritualitas mahasiswa baru STIQ Al-Multazam. Dengan berakhirnya kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan siap menapaki perjalanan akademik dan dakwah dengan semangat, niat yang lurus, dan hati yang mantap. Click here

UPACARA PENUTUPAN ORINAKA 9 STIQ AL-MULTAZAM BERLANGSUNG KHIDMAT DAN MERIAH Read More »

Pembukaan Tahun Ajaran Baru STIQ Al-Multazam, Tekankan Percepatan Kesuksesan dan Keteguhan pada Al-Qur’an

Kuningan – Senin (14/7), Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al-Multazam resmi membuka tahun ajaran baru dengan penuh semangat dan nuansa spiritual yang kuat. Kegiatan pembukaan ini digelar di Masjid Al-Multazam dan dihadiri oleh seluruh civitas akademika serta mahasiswa baru. Dalam sambutannya, Kepala Divisi Perguruan Tinggi STIQ Al-Multazam, Ustadz Dudung Abdul Karim, Lc., M.Ag., memberikan arahan yang menggugah semangat para mahasiswa. Beliau menekankan pentingnya mempercepat proses kesuksesan demi menghadapi ketidakpastian dunia di masa mendatang. “Keadaan dunia ke depan akan semakin kacau, maka kita harus mempercepat kesuksesan kita agar kita sudah siap menghadapi keadaan apa pun nanti. Target hafalan yang ditetapkan selesai di semester 7, maka kita targetkan selesai di semester 4. Setelah hafalan selesai, ambil sanad, kemudian isi kepala terus dengan buku-buku bacaan, minimal dalam satu minggu selesai 3 buku,” tegas beliau dalam sambutannya. Senada dengan pesan tersebut, Wakil Ketua 3 STIQ Al-Multazam, Ustadz Rahmat Soleh, M.Pd., turut menyampaikan pesan yang menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pegangan utama di tengah dunia yang terus berubah. “Ketika dunia mengalami kemajuan yang pesat tapi juga di baliknya terjadi sistem yang kacau, maka Al-Qur’an yang akan menjadi pegangan sampai zaman kapan pun,” ujar beliau penuh penekanan. Kegiatan pembukaan tahun ajaran baru ini bukan hanya menjadi simbol dimulainya proses akademik, tetapi juga menjadi momentum penyegaran visi dan semangat para mahasiswa untuk terus berjuang, mempercepat pencapaian target, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai poros utama kehidupan. STIQ Al-Multazam terus berkomitmen mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam hafalan, tetapi juga siap menghadapi tantangan zaman dengan wawasan luas dan akhlak mulia. Click here

Pembukaan Tahun Ajaran Baru STIQ Al-Multazam, Tekankan Percepatan Kesuksesan dan Keteguhan pada Al-Qur’an Read More »

SEMAKIN MAJU!!! STIQ AL-MULTAZAM GELAR BIMTEK BKD SISTER UNTUK PARA DOSEN

(12-14/05/2025) Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al-Multazam melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) telah sukses menyelenggarakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pengisian Beban Kerja Dosen (BKD) melalui Sistem Informasi Sumberdaya Terintegrasi (SISTER). Acara ini dihadiri oleh seluruh Dosen Perguruan Tinggi Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al-Multazam. Tujuan dilaksanakannya kegiatan BIMTEK BKD-SISTER ini adalah untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada dosen dalam mengoperasikan sistem SISTER untuk mengisi dan melaporkan beban kerja mereka secara efektif, efisien dan berkala. Pada hari pertama pelaksanaan BIMTEK, peserta diberikan gambaran mengenai Pedoman Operasional Beban Kerja Dosen (PO-BKD) dan kemudian di lanjutkan dengan pengantar dan Navigasi sistem SISTER serta pengenalan fitur-fitur utama yang ada dalam sistem SISTER, Pada hari kedua pelaksanaan BIMTEK, tim pendampingan BIMTEK menjelaskan cara melakukan pelaporan BKD melalui SISTER dan LKD Perguruan Tinggi, yang selanjutnya peserta melakukan simulasi pengisian BKD melalui SISTER Dosen (Tahap Awal)-Tahap pengisian dan validasi data diri dan input data penelitian. Adapun dihari terakhir kegiatan yaitu hari ketiga pelaksanaan BIMTEK, peserta diperkenalkan lebih dalam mengenai konsep Tridharma dan peran strategis dosen dalam Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) serta integrasi Tridharma Perguruan Tinggi dengan kurikulum, kemudian dipaparkan juga tentang skema pembuatan karya ilmiah dan prosedural publikasi dan pengelolaan jurnal ilmiah dosen. Dr. Agus Setiawan, Lc., M.A. selaku ketua STIQ Al-Multazam menyampaikan nasihat yang menarik, beliau berkata “jika air tak dibendung maka ia akan mengalir ke tempat lain”, air yang dimaksud ialah sumber daya berkualitas yang memiliki potensi untuk terus berkembang, maka jika potensi itu tidak diwadahi ia akan mengalir laksana air. Dengan diadakannya kegiatan BIMTEK ini diharapkan para dosen dapat dengan mudah mengisi dan melaporkan beban kerja mereka secara online melalui sistem yang telah terintegrasi guna mengurangi beban administratif yang memakan waktu dan tenaga serta pengulangan administratif pelaporan kerja dosen. Click here

SEMAKIN MAJU!!! STIQ AL-MULTAZAM GELAR BIMTEK BKD SISTER UNTUK PARA DOSEN Read More »

STIQ Al-Multazam kembali gelar Seminar Internasional

(10/05/2025) Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al-Multazam melalui bagian Akademik telah sukses melaksanakan Seminar Internasional dengan tema “Comparative Studies of English and Arabic in Understanding Qur’anic Texts”. Acara ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika STIQ Al-Multazam dan kalangan mahasiswa luar yang memadati ruang auditorium dan meramaikan ruang zoom meeting. Seminar Internasional ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan pengetahuan para mahasiswa terutama dalam memahami bahasa dan Al-Qur’an karena seminar ini juga mendatangkan native speaker yang berasal dari Australia, kemudian sesi tanya jawab yang interaktif juga memungkinkan untuk melatih kritis peserta dan mengetahui sejauh mana pemahamannya dalam memahami materi. Seminar ini juga dihadiri oleh 5 dosen terbaik Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al-Multazam yang membanjiri peserta dengan ilmu pengetahuan yang dibagikan, 5 dosen ini antara lain adalah: Dr. Dudung Abdul Karim, Lc., M.Ag., H. Ayatullah, Lc., M.H., Ari Mohamad Ridwan, M.M., Suwarno, M.Pd., Hafid Nur Muhammad, S.Ud., M.Ag., Mr. Theis Greentre/ Ust. Muhamad Ali Abdullah, B.I.S (Nama Islamnya) menerangkan tentang pentingnya mempelajari bahasa Arab untuk mengerti terhadap arti Al-Qur’an secara benar dan lengkap juga untuk menangkap makna yang dimaksud di dalam Al-Qur’an, karena menurutnya terjemah Al-Qur’an bisa menjadi masalah jika hanya dibaca artinya karena, Terjemah hanya membantu dalam memahami makna umum dari teks, kurangnya atau hilangnya kedalaman semantik dalam terjemahan, adanya ambiguity atau mutasyabihat ayat, dan adanya perbedaan konteks dan kultur yang tertera dalam Al-Qur’an. Dengan adanya seminar internasional ini, diharapkan dapat menjadi bahan bakar bagi kalangan akademik untuk terus mendalami dan mempelajari Al-Qur’an dan segala ilmu yang mendukung untuk memahami makna dari Al-Qur’an agar mampu diamalkan secara benar. Click here

STIQ Al-Multazam kembali gelar Seminar Internasional Read More »

Sidang Munaqosyah Generasi ke-5 Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir STIQ Al-Multazam Berlangsung Khidmat

Kamis, 24 April 2025 — Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al-Multazam kembali menggelar Sidang Munaqosyah untuk mahasiswa generasi ke-5. Acara penting ini berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme dari para hadirin yang berada di Aula Al-Multazam. Sidang munaqosyah ini merupakan tahapan akhir dalam rangkaian proses akademik mahasiswa, khususnya dalam mempertanggungjawabkan karya ilmiah mereka yang berfokus pada kajian Al-Qur’an dan tafsir. Sidang Munaqosyah gelombang pertama ini diikuti oleh satu peserta yaitu seorang mahasiswi bernama Ismi Nur Afifah dengan judul penelitian “TINJAUAN FAKHRUDDIN AR-RAZI TERHADAP QS. AL-FATIHAH SEBAGAI MEDIA PENGOBATAN DALAM KITAB MUJAROBAT KARYA SYEKH AHMAD DAIROBI AL-KABIR”. Dua penguji dihadirkan untuk menguji kelayakan dan kedalaman pemahaman peserta sidang, yaitu Ustadz Dudung Abdul Karim, Lc., M.Ag. sebagai penguji pertama, dan Ustadz Muslich Marzuki Mahdhor, Lc., M.Ag. sebagai penguji kedua. Dalam suasana yang serius namun tetap kondusif, peserta sidang memaparkan hasil penelitian mereka di hadapan para penguji. Kedua penguji memberikan pertanyaan yang begitu dalam untuk menilik seberapa dalam pengetahuan peserta atas penelitian yang dilakukannya, kemudian penguji juga memberikan masukan untuk menyempurnakan hasil penelitan, serta apresiasi atas dedikasi dan ketekunan mahasiswa dalam menyusun karya ilmiah mereka. Acara ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi akademik, tetapi juga sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian mahasiswa selama menempuh pendidikan di STIQ Al-Multazam. Dengan terselenggaranya sidang ini, diharapkan para lulusan Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir mampu menjadi generasi Qur’ani yang siap berkontribusi nyata dan memiliki tanggungjawab yang besar atas pengetahuan yang didapatnya di tengah masyarakat. Click here

Sidang Munaqosyah Generasi ke-5 Prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir STIQ Al-Multazam Berlangsung Khidmat Read More »

Pembekalan dan Pelepasan Peserta KKN di STIQ Al-Multazam, Siap Memberikan Dampak Positif di Desa Cibinuang

(20/02/25) Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diselenggarakan oleh mahasiswasemester 6 STIQ Al-Multazam semakin memantapkan langkah mereka dalam mengabdikepada masyarakat. Kegiatan pembekalan KKN yang dilaksanakan pada 17-18 Februari2025, menjadi bekal yang sangat berharga sebelum mereka terjun langsung ke DesaCibinuang, Kecamatan Kuningan, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat.Pembekalan ini merupakan bagian penting dalam rangkaian kegiatan KKN bagi mahasiswasemester 6 untuk memberikan gambaran bagaimana keadaan di lapangan dan apa saja yangharus dilakukan ketika kegiatan KKNPembekalan ini dihadiri oleh berbagai narasumber yang berkompeten di bidangnya masingmasing. Para ahli yang diundang memberikan materi yang relevan dengan pelaksanaan KKN,termasuk tema tentang pengabdian kepada masyarakat, pengelolaan program sosial, sertapentingnya komunikasi yang efektif dalam mengatasi berbagai tantangan di lapangan. Parapeserta KKN mendapat pesan-pesan mendalam yang diharapkan dapat membentukkarakter dan meningkatkan kapasitas mereka dalam menjalankan amanah selama KKN.Salah satu acara puncak dari rangkaian kegiatan tersebut adalah pelepasan peserta KKNyang berlangsung pada 20 Februari 2025. Acara ini berlangsung khidmat dengan hadirnyaKepala Divisi STIQ Al-Multazam, Ustadz Dudung Abdul Karim, Lc., M.Ag., yang memberikanarahan dan pesan-pesan motivasi kepada seluruh peserta KKN. Dalam kesempatan itu,Ustadz Dudung menyampaikan pentingnya kebermanfaatan yang harus menjadi prinsiputama dalam setiap kegiatan yang dilakukan. Beliau menekankan bahwa para peserta KKNharus dapat membawa dampak positif bagi masyarakat setempat, dengan menyebarkannilai-nilai kebaikan dan berbagi pengetahuan yang dapat membantu kemajuan DesaCibinuang.“Saat kalian melaksanakan KKN, ingatlah untuk tidak hanya mencari pengalaman, tetapilebih dari itu, jadikanlah setiap langkah kalian sebagai bagian dari proses menyebarkanmanfaat yang besar bagi masyarakat,” ujar Ustadz Dudung Abdul Karim dalam sambutannya.Semangat peserta KKN terlihat jelas dalam antusiasme mereka untuk segera terjun langsungke lapangan. Mereka siap untuk menerapkan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah danmemberikan kontribusi nyata dalam berbagai sektor yang diperlukan oleh masyarakat DesaCibinuang, mulai dari pendidikan, kegiatan keagamaan, hingga kegiatan sosialkemasyarakatan.Dengan adanya pembekalan ini dan pelepasan yang penuh dengan semangat motivasi yangtinggi, para peserta KKN STIQ Al-Multazam diharapkan dapat membawa perubahan positifyang berkelanjutan bagi Desa Cibinuang. Selamat berjuang, semoga sukses dan membawamanfaat yang sebesar-besarnya! Click here

Pembekalan dan Pelepasan Peserta KKN di STIQ Al-Multazam, Siap Memberikan Dampak Positif di Desa Cibinuang Read More »

STIQ Al-Multazam Gelar Ujian Komprehensif untuk Evaluasi Akademik Mahasiswa

(18/02/25) STIQ Al-Multazam sukses menggelar serangkaian ujian komprehensif yang dimulai pada tanggal 13 hingga 18 Februari 2025. Ujian ini merupakan bagian penting dari evaluasi akademik bagi mahasiswa di akhir semester untuk mengukur sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari selama perkuliahan. Agenda ujian komprehensif STIQ Al-Multazam diawali dengan ujian lisan Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) yang berlangsung pada tanggal 13-14 Februari 2025 dan ujian lisan Mata Kuliah Dasar Khusus (MKDK) yang berlangsung pada tanggal 15 Februari 2025. Ujian ini melibatkan seluruh mahasiswa semester 8 untuk menjawab sejumlah pertanyaan terkait materi-materi dasar yang mencakup berbagai bidang ilmu umum dan materi yang lebih spesifik berkaitan dengan bidang studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir. Ujian lisan diadakan secara tatap muka dengan menghadirkan dosen penguji untuk setiap mata kuliah yang diujikan. Mahasiswa diwajibkan untuk menjawab setiap pertanyaan-pertanyaan terkait dengan materi yang telah dipelajari secara jelas dan lugas. Ujian lisan ini bertujuan untuk menguji kemampuan mahasiswa dalam menguasai konsep-konsep dasar yang menjadi landasan utama dalam studi akademik mereka dan untuk menunjukkan penguasaan mereka terhadap materi yang lebih mendalam. Puncaknya, pada tanggal 18 Februari 2025, ujian komprehensif tulis dilaksanakan di ruang ujian yang telah disiapkan oleh pihak kamus, dengan pengawasan dari panitia ujian sehingga ujian bisa dilaksanakan secara khidmat. Ujian ini ditujukan untuk menguji pemahaman mahasiswa secara keseluruhan terhadap berbagai mata kuliah yang telah dipelajari serta aplikasinya dalam konteks yang lebih luas. Dengan dilaksanakannya ujian komprehensif ini, diaharapkan agar mahasiswa STIQ Al-Multazam dapan menunjukkan kualitas akademik yang telah dicapai selama masa perkuliahan dan siap untuk menghadapi tantangan dunia professional. Click here

STIQ Al-Multazam Gelar Ujian Komprehensif untuk Evaluasi Akademik Mahasiswa Read More »

Reafirmasi Komitmen Penerapan Sistem Penjaminan Mutu

(30/01/2025) Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al-Multazam melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) sukses menyelenggarakan Reafirmasi Komitmen Penerapan Sistem Penjaminan Mutu dengan tema “Amanah Mutu, Tanggung Jawab Bersama”. Acara ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika STIQ Al-Multazam. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memperkuat komitmen dengan meningkatkan dan memperkuat kembali komitmen seluruh civitas akademika STIQ Al-Multazam terhadap visi, misi, tujuan, dan sasaran mutu yang telah ditetapkan. Ini memastikan bahwa mutu menjadi prioritas dan diupayakan secara bersama sebagaimana yang disampaikan oleh Ustadz Dudung Abdul Karim, Lc., M.Ag. “Untuk mewujudkan tujuan yang nyata maka dibuthkan 3M, M yang pertama yaitu Menanam, maksudnya yaitu menanamkan pendidikan Qur’an dan Akhlaqul Karimah. M yang kedua yaitu Merawat, segala sesuatu yang sudah ditanam harus dirawat agar menjadi sebuah kebiasaan yang baik. M yang ketiga yaitu menuai, hasil dari penanaman pendidikan dan perawatan yang intens akan terasa baik yang terlihat ataupun tidak terlihat.” Reafirmasi Komitmen juga bertujuan untuk menjembatani antara perencanaan (hasil RTM) dan pelaksanaan (RTL) di Lapangan. Tanpa reafirmasi yang kuat, hasil RTM  berpotensi hanya menjadi dokumen tanpa implementasi yang efektif. Dalam acara Reafirmasi Komitmen ini Wakil Ketua 2 Ustadz Suwarno, M.Pd. menyampaikan apresiasi dari Kopertais Wilayah 2 Jawa Barat kepada kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Ustadz Hafid Nur Muhammad, S.Ud., M.Ag. atas usahanya sebagai pengelola jurnal terakreditasi Sinta 4  sehingga STIQ Al-Multazam disebutkan dalam Rapat koordinasi pimpinan sekolah tinggi swasta se jawa barat. Pada sambutannya Ustadz Hafid Nur Muhammad, S.Ud., M.Ag. menyampaikan “Jika di berikan Amanah maka bertanggung jawablah, tanpa harus melihat apa saja yang harus di pertanggungjawabkan” hal ini selaras dengan harapan yang dapat diimplementasikan oleh seluruh sivitas akademika STIQ AL-Multazam agar dapat memegang penuh komitmen serta tanggung jawab kerja selama menjabat di STIQ Al Multazam Click here

Reafirmasi Komitmen Penerapan Sistem Penjaminan Mutu Read More »

WORKSHOP PENYUSUNAN SOP STIQ AL-MULTAZAM

WORKSHOP PENYUSUNAN SOP STIQ AL-MULTAZAM  (21-22/01/2025) Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al-Multazam melalui Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) sukses menyelenggarakan Workshop Penyusunan Standard Operational Procedures (SOP) dengan tema “Building Integrated SOP’s to Support Quality Management Systems”. Acara ini dihadiri oleh seluruh pimpinan, struktural dan elemen terkait di STIQ Al-Multazam. Workshop bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan SOP yang efektif di berbagai bidang guna mendukung kinerja organisasi dan meningkatkan sistem manajemen mutu. Peserta dikenalkan pada konsep dasar SOP, langkah-langkah penyusunan, hingga praktik penyusunan SOP yang sesuai dengan format standar yang telah disosialisasikan oleh LPM. Selain itu, sesi diskusi interaktif memungkinkan peserta bertukar pengalaman dan solusi terkait pengelolaan SOP. Fasilitator workshop, Ustadzah Medina Amanda, M.M., dan Ustadzah Nurcahyati, S.Ag., menegaskan bahwa SOP harus menjadi alat produktivitas dan akuntabilitas. “Dengan SOP yang baik, kita dapat meminimalisir kesalahan dan mengoptimalkan proses kerja,” Hal senada disampaikan oleh Kepala Divisi Perguruan Tinggi, Ustadz Dudung Abdul Karim, Lc., M. Ag. dalam sambutan pembukannya beliau menekankan bahwa “Pentingnya standar mutu yang terstruktur untuk memperkuat sistem perguruan tinggi, termasuk tata kelola, mutu akademik dan pelayanan kepada stakeholder. SOP juga menjadi fondasi utama untuk menciptakan institusi pendidikan tinggi yang kompeten, adaptif dan siap menghadapi tantangan global.” Dengan terlaksananya workshop ini, diharapkan dapat menjadi solusi strategis dalam mendukung penguatan sistem manajemen organisasi Perguruan Tinggi yang efektif, efisien dan terstandar. Click here

WORKSHOP PENYUSUNAN SOP STIQ AL-MULTAZAM Read More »

RAPAT TINJAUAN MANAJEMEN (RTM) DAN MUSYAWARAH KERJA STIQ AL-MULTAZAM

Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ) Al-Multazam telah sukses melaksanakan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) yang dilaksanakan pada tanggal 9-11 Desember 2024. Kegiatan ini mengusung tema “Memantapkan Langkah Awal Menyongsong Mutu Berkelanjutan (Solidifying the First Steps towards Sustainable Quality)”. Hal ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk mengevaluasi dan meningkatkan mutu pendidikan yang berada di lingkungan STIQ Al-Multazam. RTM ini dihadiri oleh seluruh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, pembinaan, bagian bahasa, bagian Lembaga Al-Qur’an dan stakeholder terkait, yang membahas berbagai aspek penting untuk perbaikan kualitas pendidikan, baik di tingkat manajerial, standar pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga tata kelola. Dalam RTM ini, berbagai temuan penting berhasil diidentifikasi, yang mencakup perlunya peningkatan kualitas dosen, sistem evaluasi pembelajaran berbasis teknologi dan pengembangan kurikulum yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman. Selain itu, masalah terkait dengan pendokumentasian penelitian, akreditasi program studi, serta publikasi ilmiah juga menjadi perhatian utama dalam diskusi. Musyawarah Kerja dan Penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Setelah RTM, pada tanggal 12 Desember 2024, STIQ Al-Multazam melanjutkan kegiatan dengan Musyawarah Kerja yang bertujuan untuk merumuskan langkah-langkah konkret yang harus diambil untuk menindaklanjuti temuan-temuan dalam RTM. Musyawarah kerja ini menghasilkan dokumen Rencana Tindak Lanjut (RTL) 2024, yang menyusun langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan di STIQ Al-Multazam. Dokumen RTL ini mencakup berbagai tindak lanjut dari temuan-temuan hasil evaluasi RTM dan Audit Mutu Internal (AMI) yang dilakukan sepanjang tahun 2024. Beberapa langkah yang akan diambil meliputi peningkatan kualitas dosen dengan pelatihan untuk memenuhi kualifikasi, pengembangan sistem evaluasi berbasis teknologi, serta peningkatan fasilitas kampus untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih optimal. Selain itu, STIQ Al-Multazam juga akan memperbanyak publikasi ilmiah, baik oleh dosen maupun mahasiswa, serta memperkuat kerjasama dengan berbagai lembaga pendidikan baik di tingkat nasional maupun internasional. Komitmen untuk Peningkatan Berkelanjutan Ustadzah Medina Amanda, M.M., Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) STIQ Al-Multazam, mengungkapkan, “Dokumen RTL yang telah disusun ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Kami mengajak seluruh civitas akademika untuk bersama-sama mengimplementasikan langkah-langkah perbaikan yang telah dirumuskan, agar visi dan misi STIQ Al-Multazam dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berakhlak mulia dapat terwujud.” Dalam rangka memantau dan mengevaluasi implementasi RTL, hasil pelaksanaan RTL akan dilaporkan secara berkala kepada pihak yang terlibat dan pimpinan STIQ, dengan evaluasi setiap semester atau bulanan. Hal ini diharapkan dapat memastikan bahwa setiap langkah yang diambil dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas pendidikan di STIQ Al-Multazam. Sinergi untuk Mewujudkan Perguruan Tinggi Berkualitas Dengan penyusunan RTL yang melibatkan seluruh elemen kampus, STIQ Al-Multazam berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui kolaborasi dan sinergi yang kuat antara pimpinan, dosen, mahasiswa dan tenaga kependidikan. Diharapkan melalui RTL ini, STIQ Al-Multazam dapat melangkah lebih jauh dalam mencapai standar pendidikan yang lebih tinggi, sesuai dengan visi menjadi perguruan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing di tingkat global. Click here

RAPAT TINJAUAN MANAJEMEN (RTM) DAN MUSYAWARAH KERJA STIQ AL-MULTAZAM Read More »

Scroll to Top